Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 22 Juli 2014

BogorEduCARE


BogorEduCARE adalah sebuah universitas yayasan mandiri yang berbasis bahasa inggris dan komputer yang didirikan oleh bapak Ahmad Kala (PT Bukaka) yang berlokasi di jl.Cikiray RT/RW 03/06 desa Sukaraja kecamatan Sukraja kabupaten Bogor. Pak Ahmad Kala sengaja mendirikan BogorEduCARE  ini karena beliau merasa sedih dengan anak-anak bangsa ini yang pintar dan memiliki bakat. namun harus terputus sekolahnya dikarenakan biaya.
Tapi kini bagi anda yang telah lulus SMA dan bingung ingin melanjutkan bekerja tapi tak punya keahlian atau kuliah tapi tak punya biaya jangan khawatir kami disini punya solusinya yaitu kuliah saja di BogorEduCARE. Karena BogorEduCARE adalah tempat yang tepat bagi anda untuk merubah hidup anda menjadi lebih baik.
Tenang saja BogorEduCARE ini memberikan kuliah 100% penuh satu tahun GRATIS tidak dipungut biaya sepeser pun. Bagi anda yang tidak percaya bahwa kampus ini benar-benar GRATIS karena saya disini sudah membuktikannya langsung dengan mendaftar menjadi mahasiswa BogorEduCARE angkatan 17, Menang benar GRATIS tidak dipungut biaya.
Selama kami kuliah di BEC ini kami di didik dan dilatih untuk membentuk karakter yang baik dan berakhlak soleh dan solehah agar lulusan-lulusan dari BEC ini bisa diterima dikalangan masyarakat dengan baik.
Dan harus anda ketahui juga jangan pernah khawatir dan meragukan lulusan dari BogorEduCARE ini, karena  kini telah banyak lulusan sebelumnya yang sudah sukses dan bekerja disebuah perusahaan besar. Dan kini telah banyak perusahaan-perusahaan besar mencari lulusan BEC untuk bekerja diperusahaannya.
Kini BEC sudah melahirkan atau mencetak orang-orang yang berbakat, bahkan yang tadinya tidak memiliki kemampuan apapun kini sekarang telah menjadi orang yang memiliki kemampuan yang hebat dibidang komputer, bahasa inggris, dan akhlak yang baik.
Nah bagi anda yang berminat untuk melanjutkan pendidikan anda dan ingin kuliah 100% GRATIS caranya gampang banget tinggal pastikan diri anda mendftar sekarang juga menjadi mahasiswa BogorEduCARE tahun ajaran berikutnya karna peluang anda untuk menjadi orang sukses sudah didepan mata anda.
Bagi anda yang ingin tahu lebih banyak lagi infonya anda bisa langsung liat diblog kami www.BogorEduCARE.com

Minggu, 20 Juli 2014

tips mengambil foto hewan yang bagus



Jika Anda suka memotret binatang, maka disini saya akan memberikan anda beberapa tips praktis yang dapat langsung Anda mulai praktekan. Foto hewan, juga disebut fotografi satwa liar, meliputi seluruh dunia binatang dari hewan peliharaan Anda samapai binatang buas. Artikel ini berfokus pada memotret satwa liar. Untuk mempelajari bagaimana sifat fotografer mendapatkan gambar-gambar hasil yang fantastis.
.
untuk mengambil gambar hewan satwa liar dimulai dengan tips ini:

o Gunakan pencahayaan alami untuk keuntungan Anda.
o Isi frame dengan subyek.
o Fokus pada mata.
o Shoot dari berbagai sudut.
o Tangkap kepribadian.




Senin, 14 Juli 2014

tips berfoto yang baik dengan menggunakan kamera posel dialam alam terbuka



Jalan-jalan  ketempat yang jauh dari rumah adalah suatu kegiatan yang menyenangkan, apalagi bila tempat yang kita sambangi terkenal dengan keindahan alamnya, kemanapun mata memandang seolah ingin kita abadikan. Mengabadikan foto alam liar atau kegiatan di alam terbuka adalah suatu yang menyenangkan, tidak hanya fotografer profesional dan kamera SLR kok yang bisa melakukan ini. Dengan kamera yang tertanam pada sebuah gadget-pun sebetulnya kita telah dapat mengabadikan gambar yang "professional look."
Buat kamu yang ingin tahu  caranya apa sih tips & tricknya buat mengambil hasil foto yang baik dan bagus dari kamera ponsel.  Disini saya akan berbagi tipsnya:
1. Kenali terlebih dahulu fitur kamera ponsel anda

Kamera pada banyak ponsel saat ini umumnya telah memiliki resolusi diatas 5-Megapiksel, jadi bila Anda memilikinya Anda sudah bisa mendapatkan gambar yang cukup baik. Bila gambar ingin berkualitas tinggu, Aturlah kamera ponsel Anda agar bekerja pada aturan terbaiknya seperti resolusi tertinggi, ISO yang tepat, White balance yang sesuai dan banyak lagi. Setiap ponsel memiliki kemampuan yang berbeda-beda jadi kenalilah dengan baik.
2. Hindari Flash Lebih Baik Gunakan Cahaya Alami Matahari

Cahaya Flash yang bersumber dari arah yang menempel pada bodi ponsel akan membuat gambar alam liar Anda terlihat flat atau datar, jadi sebaiknya atur ponselmu agar tidak menggunakan cahaya flash. Matahari adalah objek utama yang indah untuk difoto pada alam liar, carilah sudut pengambilan gambar untuk mengambil objek matahari sekaligus memberi pencahayaan yang luar biasa pada hasil fotomu.

3. Letakan Objek Utama Tidak Selalu ditengah


Menggunakan kamera ponsel biasanya kita mengambil objek utama ditengah frame, cobalah kreatif dengan meletakan objek pada bagian kanan atau kiri frame, agar pemandangan yang kamu abadika akan terlihat optimal dan lebih memiliki unsur fotografi yang berkelas.
4. Hindari Zooming

Zooming dengan kamera SLR dan lensa tele akan membuat efek yang blur yang sangat menarik, tetapi tidak dengan kamera ponselmu. Zooming akan membuat gambarmu menjadi terlihat pecah dan banyak noise. Jadi haram hukumnya memakai zoom bila ingin memotret dengan kualitas profesional melalui ponsel.
5. Bersihkan Lensa Kamera

Kadang kita terlupa hal sederhana ini, yaitu adalah mengapa gambar dari foto kamera kita tidak sebagus saat baru beli? Jwabannya sederhana, kaca penutup lensa Anda kotor, lihat dan bersihkanlah, maka Anda siap menjepret lebih banyak gambar yang jernih.

Minggu, 13 Juli 2014

tips untuk berfoto selfie yang bagus


Foto Selfie atau yang lebih akrab disebut foto narsis yang merupakan hasil foto dari cara mengambil objek diri dengan kamera ponsel sendiri maupun kamera digital dan berpose  secara narsis dengan cara semenarik mungkin.
Akibat dari foto selfie bisa berdampak positif dan negatif tergantung dari sudut pandang kita masing-masing. Dari kelas ekonomi sosial yang rendah hingga kelas ekonomi sosial yang tinggi menggunakan foto selfie. Seperti Foto Selfie Obama, untuk tingkat mancanegara dan untuk tingkat lokal Indonesia ada Foto Selfie SBY yang meramaikan kancah dunia kenarsisan.

Gaya berfoto 'selfie' sekarang ini sangat digemari baik yang muda maupun yang tua, dari orang biasa hingga pejabat tinggi. Begitu hebohnya kata Selfie di zaman digital ini.

Berikut ini adalah beberapa tips bagaimana cara untuk menghasilkan foto selfie terbaik, sehingga Anda bias mendapatkan hasil terbaik seperti yang diinginkan. 

Perbanyak Foto Selfie

Ingin mendapatkan foto selfie yang terbaik, biasanya setelah kita menghasilkan banyak foto selfie dengan beberapa kali hasil jepretan yang kemudian Anda dapat memilih mana foto yang terbaik dari hasil selfie tersebut. Biasanya itu yang terbaik foto selfie yang diinginkan.

 Harus Percaya Diri

Mau hasil yang memuaskan? Dalam menghasilkan foto Selfie juga harus percaya diri. Lihat kondisi diri Anda terlebih dahulu sebelum melakukan selfie, sehingga hasil dari berfoto narsis tersebut menghasilkan jepretan yang terbaik dan keren.

 Pencahayaan Baik

saat Anda mengambil Foto Selfie, atau foto apapun dalam hal ini haruslah memiliki pencahayaan yang baik! Anda tidak dapat memamerkan riasan Anda, rambut atau pakaian baru dalam pencahayaan yang buruk karena mengganggu dan tidak menarik! Tentu, Anda strategis dapat menyembunyikan noda dengan bayangan, tapi jangan memilih pencahayaan yang terlalu keras atau terlalu gelap. Bahkan jika Anda berencana seperti itu, posisi Anda mungkin tidak diterjemahkan dengan baik ke foto! 

 Perhatikan Background

Elemen penting lainnya dalam mengambil gambar selfie adalah memilih yang baik latar belakang yang jelas. Banyak foto yang gagal di mana seseorang telah mengambil Selfie di kamar tidur kotor dengan tumpukan pakaian atau di kamar mandi saat seseorang mengurus bisnis. Selalu periksa lingkungan Anda sehingga Anda memiliki latar belakang yang jelas yang cocok baik untuk sebuah sesh foto dadakan. Carilah dinding berwarna solid, tirai bertekstur atau tempat apapun tanpa kekacauan. 

 Posisi Gerak Tubuh

Saat Anda mengambil foto dan ingin perpose, pastikan diri berada dalam pencahayaan yang baik dan mencoba untuk menenangkan gerakan tubuh ataupun lengan pada waktu yang sama, karena ini salah satu faktor untuk menghasilkan jepretan yang bagus tidak goyang dan fokus hasil gambarnya. Ambil napas dalam-dalam, cobalah untuk bersantai dan terus berpose! 

 Lakukan Editing Foto

Saat mengambil gambar, tidak ada yang salah dengan mengedit foto selfie Anda! Gunakan filter ataupun tambahan sesuatu ataupun menggunakan kamera 360 yang sekarang sangat banyak penggunanya agar foto tidak dinyatakan biasa dan makin keren.

Coba Sesuatu yang Berbeda

Pastikan posisi dari tubuh atau wajah terbaik yang Anda miliki untuk dibidik oleh jepretan yang menghasilkan foto selfie yang diinginkan. Perhatikan hal tersebut sebelum melakukan pengambilan foto dari sisi terbaik Anda dan jangan takut untuk mencoba sesuatu yang berbeda. 

ini dia foto selfie raisa lucu cantik yang beredar di internet instagram dan sebagainya.



berbagi tips tentang berfoto yang baik



 


Setiap orang pasti selalu ingin berusaha untuk membuat foto yang lebih baik setiap kali memotret. disini saya akan berbagi tips bagi anda yang pumula. sesuatu yang sering terlupakan oleh mereka yang sudah sering memotret. Berikut beberapa tips dan tricks untuk  memperbaiki hasil jepretan anda:

1. Mengkomposisikan subjek (rule of thirds).
Komposisi merupakan hal dasar tentang bagaimana kita menempatkan subjek foto pada bidang foto dibandingkan dengan elemen lain pada foto. Bagi sebagian pemula subjek foto sering diposisikan pada bagian tengah foto. Sekarang coba sesuatu yang berbeda dengan tidak meletakkannya ditengah. Langkah awal dengan membuat garis imajiner yang membagi bidang foto menjadi tiga bagian kearah vertikal maupun horisontal. Pada beberapa DSLR, anda tinggal aktifkan fasilitas grid, sehingga akan muncul garis-garis pada viewfinder. Kemudian letakkan subjek foto anda pada sepertiga bagian luar tersebut, bisa dimana saja asal jangan di bagian tengah. Penempatan subjek foto dalam posisi ini akan menguatkan kesan dinamis sebuah foto, cara ini lebih dikenal dengan istilah rule of thirds.



2. Posisi tinggi kamera terhadap mata subjek (eye level).
Posisi tinggi kamera terhadap subjek yang difoto yaitu bisa lebih tinggi, sejajar, atau lebih rendah. Karena enggan kadang kita terus memotret subjek dalam posisi setinggi kita berdiri. Sekarang coba anda yang harus mengikuti tinggi subjek yang difoto. Jika memotret anak-anak coba ambil posisi jongkok sehingga kamera setinggi pandangan mata (eye level) anak tersebut. Pada pemotretan bayi atau jenis satwa tertentu barangkali anda perlu posisi yang bahkan lebih rendah lagi, dengan tiarap ditanah misalnya. Teknik ini banyak membantu untuk menghasilkan foto yang lebih baik pada pemotretan manusia, satwa, dsb.




Gambar b. Untuk memperoleh foto diatas, saya mengambil posisi sedikit jongkok. Tujuannya agar posisi kamera dalam satu garis dengan mata anak.

 




3. Sudut pengambilan gambar (angle of view).
Jangan terpaku terus mengambil gambar dengan posisi setinggi kita berdiri. Cobalah bereksperimen dengan mengambil sudut pengambilan gambar yang berbeda. Dari sudut pengambilan gambar yang lebih rendah (low angle) ataupun dari sudut yang lebih tinggi (high angle). Cari tempat yang memungkinkan anda dalam posisi yang lebih tinggi atau rendah. Contohnya anda bisa berbaring di lantai untuk sudut memotret yang lebih rendah atau menggunakan kursi dan tangga, untuk sudut pemotretan yang lebih tinggi. Dengan variasi sudut pengambilan gambar, anda mempunyai lebih banyak pilihan dan bisa menentukan foto yang terbaik diantaranya.





Gambar c. Dengan sudut pengambilan gambar tinggi, saya mendapatkan pemandangan yang berbeda. Subjek muncul dengan elemen shadow, dan kurva terasering berhasil muncul dengan baik. Langit sengaja tidak saya masukkan dalam komposisi untuk menghindari perbedaan kontras cahaya yang terlalu besar dengan bagian terasering.

4. Format pengambilan gambar (vertical/ horizontal)
Jika sebagian besar foto akan berhasil baik dengan format horisontal (landscape), kenapa kemudian anda tidak mencoba memvariasikan dengan mengambil juga dalam format vertikal (portrait). Hal ini akan memberikan keleluasaan untuk memilih foto nantinya. Banyak hal yang baru akan terpikir ketika kita hendak menyeleksi foto-foto hasil jepretan. Untuk momen yang hanya sekali, sangat sayang kalau anda tidak mempunyai beberapa pilihan, jadi variasikanlah format pengambilan gambar.

Gambar d. Format vertikal saya buat dengan tujuan untuk memasukkan lebih banyak bagian latar depan dalam komposisi.
Gambar e. Merupakan variasi dari objek foto yang sama dalam format horisontal.
 

5. Manfaatkan flash.
Flash merupakan kelengkapan kamera yang sering dihindari pemakaiannya oleh beberapa fotografer. Namun dalam beberapa kondisi, flash justru dapat meningkatkan kualitas hasil foto yang dibuat. Misalnya pada pemotretan siang hari dimana pada subjek foto manusia sering timbul bayangan yang menggangu dibawah mata ataupun hidung, dengan flash hal ini dengan mudah dapat diatasi. Teknik ini dikenal dengan istilah fill in flash. Walau peran flash bisa diganti reflector, namun tidak semua orang memiliki dan mau membawa aksesoris tersebut. Berbagai teknik pemakaian flash akan dibicarakan pada tips dan trick yang lain.

Gambar f. Untuk memotret aksi penari Shanghyang Jaran pada kondisi pencahayaan minim, saya mencoba tidak menaikkan ISO seperti biasanya. Pemotretan saya lakukan dengan flash yang dilengkapi filter kuning. Ternyata hasilnya lebih baik, noise tidak muncul dan cahaya flash cukup natural.

 
6. Lupakan aturan (break the rule). 
sebelum mencoba melanggar aturan, tentunya anda harus memahami aturan terlebih dulu. Sangat lucu ketika hendak melanggar aturan tapi di saat yang sama tidak tahu aturan apa yang akan dilanggar. Melalui pemahaman yang baik terhadap aturan, foto yang dibuat dengan melanggar aturan akan lebih besar peluangnya menjadi foto yang luar biasa. Jadi cobalah bereksperimen.


Gambar g. Pada pemotretan anak ini, saya mencoba memilih sudut pemotretan yang lebih tinggi dibandingkan mengikuti aturan eye level. Dari mencoba, ternyata hasilnya cukup efektif membuat foto menjadi unik. Selain menangkap ekspresi anak, lingkungan bermainnya juga bisa terlihat jelas.



 

Blogroll

About